PENGARUH JENIS ARUS AC DAN DC TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO SAMBUNGAN LAS BAJA ST 42
DOI:
https://doi.org/10.53682/xfsjf585Keywords:
Arus AC, Arus DC dan Kekuatan TarikAbstract
Untuk memastikan apakah temuan evaluasi las kekuatan tarik pelat baja tahan karat ST 42 yang disambung dengan las arus AC berdampak pada hasil penelitian. (2) Untuk mengetahui apakah titik putus pelat baja ST 42 yang disambung dengan las dengan arus DC berdampak pada hasil analisis pengelasan.
Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah kuantitatif dengan Teknik penelitian eksperimental dapat dianggap sebagai teknik untuk mempelajari bagaimana terapi yang berbeda mempengaruhi orang dalam keadaan yang dikontrol dengan hati-hati. Data hasil estimasi pengaruh perubahan arus listrik AC dan DC terhadap kuat luluh dan mikro sambungan las dapat digunakan dalam penelitian ini sebagai jenis data numerik baja ST 42 pada setiap spesimen uji sesuai temperatur yang ditentukan. Temuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Pengaruh jenis tegangan AC dan DC yang berbeda terhadap struktur mikro dan kekuatan tarik las sambungan baja ST 42. Kekerasan tarik dan kekuatan sambungan las pada pelat karbon baja ST 42 dipengaruhi oleh las busur logam berpelindung. Kekuatan tarik dipengaruhi oleh perbedaan kekuatan arus las pada kategori tinggi, sedangkan kekerasan dipengaruhi oleh variasi kekuatan arus las pada kategori sangat tinggi. (2) Nilai tegangan tarik ditentukan dari hasil uji tarik jenis arus AC sebesar 465 N/mm2 dan nilai tegangan tarik variasi arus DC 477 N/mm2 Menggunakan lebar elektroda 3,2 mm untuk setiap pelat yaitu 12 mm, kapasitas arus 90 Ampere, dan nilai regangan yang unggul. Semakin luas ukuran anoda yang digunakan dalam pengelasan, maka semakin besar heat input yang terjadi dan akan mengakibatkan perubahan struktur pada daerah las atau Heat Affect Zone (HAZ). Hal ini karena pengaruh asupan panas yang terjadi.
References
Alip, M., 2016, Teori dan Praktik Las, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
ASTM. 2014. Metals_Mechanical Testing_Elevated and Low-Temperature Tests_Metallograph, Annual Book of ASTM Standard, Vol. 03.01, E-8M.
Bintoro, A. G., 2020, Dasar-Dasar Pekerjaan Las, Kanisius, Yogyakarta.
Groover, Mikell P. 2016. Fundamental Of Modern Manufacturing, Material, Proses And System. Penerbit Prentice-Hall Inc. USA.
Kenyon, W., Ginting, D., 2015, Dasar-Dasar Pengelasan, Erlangga, Jakarta.
Mizhar, Susri dan Ivan Hamonangan Pandiangan. 2014. Pengaruh Masukan Panas Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan Dan Ketangguhan Pada Pengelasan Shield Metal Arc Welding (SMAW) Dari Pipa Baja Diameter 2,5 Inchi. Jurnal Dinamis Vol.II,No.14, Januari 2014 ISSN 0216-7492 :16 – 21
Mohruni, A. S. dan Kembaren, B. H., 2013, Pengaruh Variasi Kecepatan dan Kuat Arus Terhadap Kekerasan, Tegangan Tarik, Stuktur Mikro Baja Karbon Rendah Dengan Elektroda E6013. Jurnal Rekaya Mesin, 13 (1), 1-12
Raharjo, Samsudi dan Rubijanto J.P. 2012. Variasi Arus Listrik Terhadap Sifat Mekanis Sambungan Las Shielding Metal Arc Welding (SMAW). Jurnal FT UMS, 1412-9612.
Riduwan dan H. Sunarto. 2011. Pengantar Statistik. Bandung: Alfabeta.
Sonawan, H., Suratman, R., 2018, Pengantar Untuk Memahami Pengelasan Logam, Αlfa Beta, Bandung.
Suharto, 2017, Teknologi Pengelasan Logam, Rineka Cipta, Jakarta
Suherman. 2001. Ilmu Logam I. Institut Teknologi Sepuluh November: Surabaya.
Sukaini. 2015. Teknik Las Busur Listrik Manual/SMAW. PPPTK VEDC MALANG. Malang.
Sunaryo, Heri. 2018. Teknik Pengelasan Kapal. Jilid 1. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta.
Suratman, M., 2017, Teknik Mengelas Asetilen, Brazing dan Busur Listrik, Pustaka Grafika, Bandung.
Widharto, S., 2020, Petunjuk Kerja Las, Pradnya Paramita, Jakarta.
Wiryosumarto, Harsono dan Okumura, T., 2018, Teknologi Pengelasan Logam, Erlangga, Jakarta.

