ANALISIS EKSISTENSI, PERKEMBANGAN DAN TANTANGAN PROFESI DEKORATOR BUNGA HIAS KOTA TOMOHON

Authors

DOI:

https://doi.org/10.53682/fjyf6a97

Keywords:

Dekorator bunga, Kota Tomohon, Eksistensi, Ekonomi kreatif, Florikultura

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan eksistensi, perkembangan, serta tantangan yang dihadapi para dekorator bunga hias di Kota Tomohon. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali informasi historis, sosial, ekonomi, dan kultural terkait profesi dekorator bunga yang telah berkembang sejak tahun 1970-an di wilayah Kecamatan Tomohon Utara, khususnya Kelurahan Kakaskasen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesi dekorator telah menjadi bagian integral dari budaya dan ekonomi masyarakat, terutama melalui event berskala internasional seperti Tomohon International Flower Festival (TIFF). Selain memberikan penghasilan yang layak bagi para pelaku usaha, aktivitas dekorasi bunga juga menjadi simbol identitas kota sebagai "Kota Bunga." Meski demikian, tantangan seperti keterbatasan akses benih lokal dan kebutuhan akan pelatihan masih perlu mendapatkan perhatian. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan pemerintah dan organisasi profesi untuk keberlanjutan serta peningkatan kualitas dekorator bunga di Tomohon.

References

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (1992). Qualitative research for education: An introduction to theory and methods. Allyn and Bacon, Inc.

Kowaas, A. S., Pioh, N., & Kumayas, N. (2017). Efektivitas pelaksanaan tomohon international flower festival di kota tomohon. Jurnal Eksekutif, 2(2).

Longdong, M. K., Tumbel, T. M., & Punuindoong, A. Y. (2022). Efektivitas Event TIFF dalam Pertumbuhan UMKM di Kota Tomohon. Productivity, 3(1), 80-85.

Maleong, L. J. (2008). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya Offset.

Mokalu, K. S., Rondonuwu, D. M., & Lintong, S. (2019). Kajian City Branding Tomohon sebagai Kota Bunga. SPASIAL, 6(2), 259-270.

Porajow, C., Kawatak, S. Y., & Rondonuwu, J. (2025). Strategi Florikultura sebagai Daya Tarik Wisata dalam Mendukung UMKM Masyarakat Kota Tomohon. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(3), 3717-3731.

Raharjo, B. J. (1986). Himpunan materi pendidikan seni rupa. CV Yrama.

Rohidi, T. R. (2011). Metodologi penelitian seni. Cipta Prima Nusantara.

Sugiyono. (2008). Memahami penelitian kualitatif. Alfabeta.

Swandewi, N. K., Febrianto, I. G. A., Rastitiati, N. K. J., Adi, I. A. S. P., Iswarini, N. K., & Rahjasa, P. S. L. (2024). Penguatan Keterampilan Flower Commercial Dalam Meningkatkan Branding Kota Tomohon. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(3), 3129-3139.

Tulus, A. (2011). Buku ajar seni dekorasi lanjut/pertamanan. Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional (LP2AI), Universitas Negeri Manado, Kementerian Pendidikan Nasional.

Waworuntu, B., Lumolos, J., & Mamentu, M. (2017). Efektifitas Program Tiff (Tomohon International Flower Festival) Dalam Pengembangan Pariwisata Di Kota Tomohon. Jurnal Eksekutif, 2(2).

Wowor, Z. G., Kaunang, R., & Taroreh, M. L. G. (2023). Strategi Pengembangan Usaha Florist Nawanua Flora Di Kelurahan Kakakskasen Tiga Kota Tomohon. AGRI-SOSIOEKONOMI, 19(1), 67-76.

Downloads

Published

2026-01-12

How to Cite

ANALISIS EKSISTENSI, PERKEMBANGAN DAN TANTANGAN PROFESI DEKORATOR BUNGA HIAS KOTA TOMOHON. (2026). KOMPETENSI, 5(3), 1094-1108. https://doi.org/10.53682/fjyf6a97