ANALISIS NILAI MORAL DALAM FILM SURGA DI BAWAH LANGIT KARYA PRITAGITA ARIANEGARA DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA
DOI:
https://doi.org/10.53682/s5h5ke49Keywords:
Nilai Moral, Analisis Film, Surga di Bawah Langit, Pritagita Arianegara, Pembelajaran SastraAbstract
Nilai moral merupakan suatu nilai yang berkaitan dengan perbuatan baik serta perbuatan buruk sebagai dasar kehidupan dari manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam film Surga di Bawah Langit karya Pritagita Arianegara serta implikasinya dalam pembelajaran sastra. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menjadikan film Surga di Bawah Langit sebagai sumber data primer, sementara literatur yang relevan menjadi sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, catat, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat nilai moral baik dan buruk. Nilai moral baik mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri, seperti ketegasan, tanggung jawab, optimisme, penerimaan kenyataan, kejujuran, kerendahan hati, dan kerja keras; hubungan manusia dengan sesama, seperti kasih sayang, saling menasihati, berbagi, rela berkorban, dan kepedulian; serta hubungan manusia dengan Tuhan, seperti rasa syukur. Sementara itu, nilai moral buruk meliputi tindakan mencopet dan keras kepala dalam hubungan dengan diri sendiri, serta prasangka buruk dalam hubungan dengan sesama. Nilai moral dalam film ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sastra pada Kurikulum Merdeka di jenjang SMA kelas XI fase F, khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut. Dalam elemen membaca dan memirsa, pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membaca, menafsirkan, mengapresiasi, mengevaluasi, serta menciptakan teks drama atau film.
References
Annisa, A., Saragih, M. A., & Purba, G. G. B. (2022). Analisis nilai moral pada film Say I Love You karya Faozab Rizal. Jurnal Basataka (JBT), 5(1), 62-70.
Aryanto, A., et al. (2022). Panduan pemilihan mata pelajaran pilihan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran bahasa Indonesia fase A – fase F. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Bogdan, R., & Taylor. (1992). Pengantar metode penelitian kualitatif. Usaha Nasional.
Dilly, S. A., Sepang, E. A., & Meruntu, O. S. (2024). Analisis nilai moral dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar dan implikasinya dalam pembelajaran sastra di sekolah. Kompetensi, 4(8), 526-539.
Elfindri, et al. (2012). Pendidikan karakter, kerangka, metode dan aplikasi untuk pendidikan dan profesional. Baduose Media.
Endraswara, S. (2003). Metodologi penelitian sastra. Pustaka Widyatama.
Ering, E. R., Katuuk, K., & Paat, R. (2024). Analisis nilai moral dalam lirik lagu Untuk Kita Renungkan karya Ebiet G. Ade dan implikasinya dalam pembentukan karakter siswa. Kompetensi, 4(6), 332-340.
Isnaini, M. (2021). Hakikat dan sistem nilai dalam konteks pendidikan. Jurnal Pendidikan, 4(2), 723-731.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Kamus besar bahasa Indonesia versi daring. Badan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kolly, T. M., Polii, I. J., & Ratu, D. M. (2024). Persepsi remaja di pusat Kota Tondano terkait kenakalan remaja pada film Dua Garis Biru: Sebuah kajian deskriptif. Kompetensi, 4(6), 323-331.
Kusumo, P., & Jatmika, D. (2020). Adiksi internet dan keterampilan komunikasi interpersonal pada remaja. Psibernetika, 13(1), 20–31.
Lopez, S. J., & Snyder, C. R. (Eds.). (2003). Positive psychological assessment: A handbook of models and measures. American Psychological Association.
Lukmantoro, D., Prasetyo, S. A., & Hadi, H. (2018). Analisis nilai moral dalam film animasi The Boss Baby produksi DreamWorks Animation bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Filsafat Indonesia, 1(3), 128-133.
Manderes, A., Al Katuuk, U. M. K., & Polii, I. J. (2022). Nilai moral keluarga dalam film Miracle in Cell No. 7 karya Lee Hwan Kyung dan implikasinya pada pembelajaran sastra. Kompetensi, 2(9), 1666-1684.
Moleong, L. J. (2013). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mustari, M. (2011). Karakter: Refleksi untuk pendidikan karakter. LaksBang PRESSindo.
Nurgiyantoro, B. (2015). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.
Pabur, H. E., Ismail., Ali, M. I., & Tatipang, D. (2023). The Use of Literature in English as a Foreign Language Teaching and Learning Process: The Relationship and Suggested Techniques to be Used in EFL Classrooms. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 7(2), 2660-2670. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v7i2.6159.
Purwanto, S. (2019). Penanaman nilai karakter pada anak usia dini melalui pembelajaran berbasis musik dan lagu model. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 3(1), 1-15.
Putri, S. M., Mustika, I., & Priyanto, A. (2020). Analisis nilai moral dalam film Negeri 5 Menara yang diadaptasi dari novel karya A. Fuadi. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 337-350.
Rachman, A. K., & Susandi, S. (2021). Nilai moral dalam perspektif sosiologi sastra pada novel Paradigma karya Syahid Muhammad. Hasta Wiyata, 4(1), 58-80.
Rambing, L. C., Polii, I. J., & Ratu, D. M. (2024). Kajian nilai-nilai pendidikan karakter pada film Sejuta Sayang Untuknya dan implikasinya dalam pembelajaran sastra. Kompetensi, 4(9), 572-585.
Risna, A., & Siti, N. (2011). Nilai-nilai pendidikan berbasis karakter. Jurnal IAIN Manado, 1(1).
Roeva, N., & Riadi, S. (2023). Nilai moral dalam film Rio the Survivor dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMP. Jurnal Sinestesia, 13(1), 534-546.
Ronanti, R., Diman, P., Perdana, I., Poerwadi, P., & Misnawati, M. (2023). Representasi nilai moral dalam film My Nerd Girl serta implikasinya terhadap pembelajaran drama di SMA. Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 1(1), 169–183.
Subur. (2015). Pembelajaran nilai moral berbasis kisah. Kalimedia: CAPS.
Sukirman, S. (2021). Karya sastra media pendidikan karakter bagi peserta didik. Jurnal Konsepsi, 10(1), 17-27.
Sukiyat. (2020). Strategi implementasi pendidikan karakter. CV Jakad Media Publishing.
Tiara, A., & Nirmawan, N. (2023). Analisis nilai moral dan nilai budaya pada film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja. Bahterasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 9-21.
Wicaksono, A. (2017). Pengkajian prosa fiksi (Edisi revisi). Garudhawaca.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 KOMPETENSI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.