KAJIAN NILAI SOSIAL DALAM NOVEL LAUT BERCERITA KARYA LEILA S. CHUDORI DAN IMPLIKASINYA BAGI PEMBELAJARAN SASTRA
DOI:
https://doi.org/10.53682/mgk33w98Keywords:
Nilai Sosial, Analisis Novel, Laut Bercerita, Leila S. Chudori, Pembelajaran SastraAbstract
Nilai sosial dalam novel merupakan pesan yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat yang ditunjukkan melalui tokoh, latar, dan peristiwa dalam cerita. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan nilai-nilai sosial yang terdapat dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori serta implikasinya dalam pembelajaran sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data utama penelitian ini adalah novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini dilakukan di perpustakaan (library research). Waktu pelaksanaan penelitian berlangsung dari Januari hingga Juni 2024. Analisis data dilakukan dengan membaca novel Laut Bercerita dan buku-buku yang relevan dengan permasalahan yang diteliti, memilah bagian-bagian yang berkaitan dengan masalah penelitian, serta menginterpretasikan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan novel secara mendalam, pemberian tanda pada bagian teks, pendeskripsian dan penginterpretasian temuan, penelaahan buku-buku yang berkaitan dengan penelitian ini, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial yang terkandung dalam novel Laut Bercerita meliputi: (1) nilai kebenaran, seperti penangkapan tiga aktivis, sikap DPR yang menampung, pengkhianatan, kemiskinan, kematian, dan kediktatoran; (2) nilai keindahan, seperti lukisan di tembok sekretariat dan penciptaan puisi; (3) nilai moral, yang terdiri atas nilai moral baik, yaitu kejujuran, kerendahan hati, dan kekeluargaan, serta nilai moral tidak baik, seperti tokoh yang digebuk, diinjak, ditonjok, disetrum, dikhianati, dibekap, dan ditiduri di atas balok es; dan (4) nilai religius, seperti rajin mengaji dan patuh terhadap orang tua. Implikasi temuan ini dalam konteks pembelajaran sastra adalah mendorong siswa untuk menghindari tindakan yang bertentangan dengan ajaran agama dan nilai-nilai sosial.
References
Atabik, A. (2014). Teori kebenaran perspektif filsafat ilmu: Sebuah kerangka untuk memahami konstruksi pengetahuan agama. Jurnal Fikrah, 2(1), 253–271.
Adisusilo, J. R. S. (2013). Pembelajaran nilai karakter. PT RajaGrafindo Persada.
Aminuddin. (1987). Pengantar apresiasi karya sastra. Sinar Baru.
Asmawati. (2018). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agung. PT Remaja Rosdakarya.
Andayani, T. (2009). Pembelajaran apresiasi sastra. Pustaka Book Publisher.
Bagaskara, G. A., & Septiana, H. (2025). Representasi nilai sosial dalam Kisah yang Pilu untuk Kita yang Ragu karya Boy Candra: Kajian sosiologi sastra Ian Watt. BAPALA: Kajian Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia, 12(1), 65–73.
Chudori, L. S. (2022). Laut bercerita. KPG.
Darmaputra, E. (1987). Pancasila: Identitas dan modernitas (Tinjauan etis dan budaya). BPK Gunung Mulia.
Djojosuroto, K., Pelenkahu, N., & Arini. (2009). Teori apresiasi dan pembelajaran prosa. Pustaka Book Publisher.
Durkheim, E. (1893/2014). The division of labor in society (Terj.). Félix Alcan.
(Karya asli diterbitkan tahun 1893)
Gloriani, Y. (2014). Pengkajian puisi melalui pemahaman nilai-nilai estetika dan etika untuk membangun karakter siswa. Jurnal Semantik, 3(2), 97–113. https://doi.org/10.22460/semantik.v3i2.p97-113
Gusfitri, M. L. (2010). Bahasa Indonesia. Jakarta.
Notonegoro, S. (1975). Dasar filsafat dan pandangan hidup bangsa. Penerbit Jendela.
Mannan, A. (2017). Pembinaan moral dalam membentuk karakter remaja (Studi kasus remaja peminum tuak di Kelurahan Suli Kecamatan Suli Kabupaten Luwu). Jurnal Aqidah-Ta, 3(1), 59–72.
Nurfadillah, A., Suntoko, & Suprihatin, D. (2024). Nilai moral dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 7(1), 199–206.
Poerwadarminta, W. J. S. (1987). Kamus umum bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
Rusman. (2013). Model-model pembelajaran (Edisi ke-2). PT RajaGrafindo Persada.
Rasyidah, A. S. (2024). Nilai profil pelajar Pancasila dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(2), 517–527.
Rahma, Y., & Anggraini, D. (2023). Nilai sosial dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa, 1(1), 199–206.
Leli, H., & Iis, M. (2022). Project based learning untuk pembelajaran abad ke-21. PT Refika Aditama.
Lewis, D. (1982). Social theory in the modern world (Terj.). Blackwell.
Setiari, & Idan. (2018). Kajian nilai sosial dalam lirik lagu “Buka Mata dan Telinga” karya Sheila On 7. Universitas Negeri Yogyakarta.
Sudirman. (2015). Pendidikan nilai. PT Refika Aditama.
Suparno, & Yunus, M. (2000). Keterampilan dasar menulis. Universitas Terbuka.
Silviana, M., Hartati, L., & Jasril. (2022). Nilai-nilai sosial dalam novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia dan implikasinya dalam pembelajaran teks novel. Jurnal KIBASP, 5(2), 246–258. https://doi.org/10.31539/kibasp.v5i2.3899
Sutarjo, A. (2013). Pembelajaran nilai karakter. PT RajaGrafindo Persada.
Susilowati, D., & Andalas, E. F. (2022). Nilai sosial dalam novel Misteri Ramalam Jayabaya karya Petir Abimanyu. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 6(3), 820–834.
Sormin, Y. R. P., & Purba, A. (2023). Analisis persamaan sastra Jepang dan sastra Indonesia. Bahterasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 66–72.
Sonia, P., Ahmal, A., & Yuliantoro, Y. (2024). Nilai pendidikan karakter dalam novel sejarah Laut Bercerita karya Leila S. Chudori sebagai sumber belajar sejarah. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5625–5632. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i6.4589
Yrama, W., & Moleong, S. (1989). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Walgito. (2015). Psikologi umum. Andi Offset.
Wulandhari, R. S., & Parmin. (2021). Nilai sosial dalam novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata (Kajian filsafat Prof. Dr. Notonegoro). BAPALA: Edisi Yudisium, 8(7), 10–19.
Wellek, R., & Warren, A. (1956). Theory of literature. Harcourt, Brace & World.
Zubaedi. (2007). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 KOMPETENSI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.