ANALISIS EKSISTENSI DAN FUNGSI KESENIAN DERO DI DESA KOROBONO

SEBUAH KAJIAN DESKRIPTIF

Authors

DOI:

https://doi.org/10.53682/v91pra74

Keywords:

Kesenian Dero, Desa Korobono, Eksistensi dan Fungsi, Analisis Deskriptif

Abstract

Kesenian Dero merupakan salah satu warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Desa Korobono, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kesenian ini memiliki nilai-nilai budaya yang tinggi dan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi dan fungsi kesenian Dero dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Desa Korobono, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data utama berasal dari studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan studi perekaman. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang kesenian Dero, termasuk struktur kesenian, instrumen musik yang digunakan, gerakan tari, dan fungsi kesenian dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Dero merupakan kesenian tradisional yang mengandung unsur musik, nyanyian, dan tarian. Instrumen musik yang digunakan dalam kesenian Dero antara lain Nggongi dan Ganda, namun seiring perkembangan zaman, kesenian Dero telah berubah menggunakan alat musik elektronik yang lebih canggih seperti keyboard. Gerakan tari kesenian Dero sangat sederhana dan formal pada gerakan tangan dan kaki. Sebelumnya, kesenian Dero berfungsi sebagai ritual adat, namun sekarang kesenian Dero telah berfungsi sebagai hiburan, ekonomi, komunikasi sosial, pelestari budaya, psikologi emosional, dan fungsi pendidikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesenian Dero adalah proses partisipatif yang mendorong masyarakat untuk melestarikan budaya dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya warisan budaya kesenian Dero.

References

Anggraini, C., & Setyanto, Y. (2019). Peranan Public Relations Dalam Mempertahankan Eksistensi Ramayana. Prologia, 3(2), 408. https://doi.org/10.24912/pr.v3i2.6373

Ardianda, A. (2021). Analisis Bentuk Lagu Zapin Sahabat Laila Versi S. berrein. sr Di Kabupaten Siak Provinsi Riau (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).

Bangkuwoli, A. V., Polii, I. J., & Sepang, E. A. (2024). Makna Simbolik dan Akulturasi Budaya Sosial dalam Lirik Lagu “Lemba Ntana Poso” Pada Tarian Dero Suku Pamona. KOMPETENSI, 4(8), 514-525.

Bening, B. (2019). Penciptaan Tokoh Sedang Dalam Naskah Terdampar (Na Pelnym Morzu) Karya Slawomir Mrozek Terjemahan a. Kasim Ahmad. TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater Dan Sinema, 14(1), 55–64.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Dewi, A. I., & Herawati, A. F. (2021). Akulturasi Budaya Sosial Dan Makna Simbolik Tari Dero. Kinesik, 8(3), 234-241.

Hamriyadi, H. (2018). Fungsi Penyajian Gendang Makassar dalam Prosesi Pencucian Benda Pusaka pada Upacara Adat Gaukang di Galesong Kabupaten Takalar. Skripsi, Universitas Negeri Makassar.

Hardiman, H., & Ardianto, A. (2016). Kabhanti Wuna Media Komunikasi Tradiosonal Dan Tantangannya Di Era Globalisasi. Potret Pemikiran, 20(2).

Harjianto, H., As’ari, H., & Ikhwanul Qiram, M. T. (2024). GENDING OSING Etnomusikologi Musik Tradisional Suku Osing-Banyuwangi. DEWA PUBLHISING, 1-149.

Heriyanti, K. (2020). Moderasi Beragama Melalui Penerapan Teologi Kerukunan. Maha Widya Duta: Jurnal Penerangan Agama, Pariwisata Budaya, dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 61-69.

Hidayat, D. N. (2017). Metode penelitian ilmu sosial: Pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jakarta: Prenadamedia Group.

Jusira, J. (2018). Pengaruh Budaya Tarian Dero Terhadap Sikap Remaja Di Desa Meli Kabupaten Luwu Utara. Skripsi, IAIN Palopo.

Kayam, U. (1981). Seni, Tradisi, Masyarakat. Jakarta: Sinar Harapan

Lilistian, Y. (2022). Pelaksanaan Rekrutmen, Seleksi, Dan Ketepatan Penempatan Karyawan. FOKUS: Publikasi Ilmiah Untuk Mahasiswa, Staf Pengajar Dan Alumni Universitas Kapuas Sintang, 20(1), 256.

Liliweri, A. (2021). Makna seni dan kesenian: Seri pengantar studi kebudayaan. Nusamedia.

Luhmann, N. (1995). Social Systems. Stanford, CA: Stanford University Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Munandar, U. (2020). Mengembangkan bakat dan kreativitas anak sekolah. Petunjuk bagi para guru dan orang tua. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Nasrullah, R. (2018). Komunikasi Antar budaya: Di era budaya siber. Jakarta: Kencana Prenada Media

Group.

Nettl, B. (2015). The study of ethnomusicology: Thirty-one issues and concepts (2nd ed.). Urbana: University of Illinois Press.

Perry Rumengan. (2023). Musik Liturgi Gereja, Fungsi dan Peranannya: Tuntunan dalam Pengekspresian, Penciptaan, Penataan, dan Penelitian, melalui Pendekatan Multidisiplin. Pohon Cahaya.

Poelinggomang, E. L. (2019). Kerajaan Mori: Sejarah dari Sulawesi Tengah: Edisi Kedua. LOBO: Annals of Sulawesi Research, 3(S3). https://doi.org/10.25071/2563-2418.85

Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. (2005). Kamus besar bahasa Indonesia (Edisi ke-3). Jakarta: Balai Pustaka

Rahmat, L. O. M. (2019). Tari Balumpa Sebagai Tari Penyambutan Di Wolio Sulawesi Tenggara. Skripsi, Universitas Negeri Makassar.

Sabarrudin, S., Silvianetri, S., & Nelisma, Y. (2022). Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri dalam Belajar: Studi Kepustakaan. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(4), 435–441. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i4.5240

Setyaningrum, B., & Diah, N. (2018). Budaya lokal di era global. Ekpresi Seni, 20(2), 102-112.

Shobach, M. I., Ilham, S. M., Oktaviona, C., & Attar, M. F. (2022). Ancaman Westernisasi Terhadap Budaya Lokal Indonesia Dari Perspektif Komunikasi Massa. In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS) (Vol. 1, pp. 652-662).

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sunarmi, S. (2023). Tari Maengket: Perspektif Pemikiran di Balik Ritual Pergaulan di Minahasa. Malang: PT Litnus Abadi Group.

SURO, W. G. (2020). Eksistensi Budaya Tari Dero Pada Relasi Sosial Masyarakat Pesisir Desa Pinedapa Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso (Doctoral dissertation, Universitas Tadulako).

Suryaningsi, T. (2019). Modal Sosial Masyarakat Multietnik Di Beringin Jaya. Walasuji, 10(1), 97-110.

Sutiyono, S. (2022). Analisis faktor pendukung dan faktor penghambat pembentukan profil pelajar pancasila sd negeri deresan sleman. Journal of Nusantara Education, 2(1), 1-10.

Tiladuru, B. D. (2017). Kamus Bahasa Pamona-Indonesia oleh Bapak Dj. Tiladuru (Pamona-Indonesia Dictionary). LOBO: Annals of Sulawesi Research, 1.

Yakobus, I. K. (2023). Budaya Sintuwu Maroso dan rekonsiliasi konflik Poso. Mpanau, Sulawesi Tengah: Feniks Muda Sejahtera.

Yunidar, Y., & Bakari, K. (2024). Nilai Sosial dalam Syair Karambangan Suku Pamona Ciptaan Nardi Banggai. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(4), 3741-3754.

Downloads

Published

2026-01-12

How to Cite

ANALISIS EKSISTENSI DAN FUNGSI KESENIAN DERO DI DESA KOROBONO: SEBUAH KAJIAN DESKRIPTIF. (2026). KOMPETENSI, 5(4), 1159-1175. https://doi.org/10.53682/v91pra74