STUDI KUALITATIF TENTANG DAMPAK KEGIATAN BAND TERHADAP GAIRAH BERMUSIK REMAJA JEMAAT GPdI BETHESDA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.53682/vh4drh74

Keywords:

Seni Musik, Gairah bermusik, GPdI Bethesda, Musik Gereja

Abstract

Keterlibatan remaja dalam kegiatan gereja menghadapi berbagai tantangan di era modern saat ini. Salah satu fenomena yang muncul adalah menurunnya minat remaja untuk aktif dalam kegiatan rohani, termasuk dalam bidang musik gereja. Padahal, musik memiliki peran penting dalam gereja, bukan hanya sebagai sarana pujian dan penyembahan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter, ekspresi iman, dan pengembangan bakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kegiatan band terhadap gairah bermusik remaja jemaat GPdI Bethesda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilaksanakan di GPdI Bethesda, Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, pada bulan Agustus hingga Desember 2024. Sumber data berasal dari remaja yang terlibat aktif dalam kegiatan band gereja. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dalam kegiatan bermain band memberikan dampak positif terhadap peningkatan gairah bermusik remaja. Latihan yang dilakukan secara rutin dan terstruktur membantu peserta mengembangkan keterampilan teknis, seperti ketepatan ritme, harmoni, dinamika, serta kekompakan dalam bermain bersama. Kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri dan menumbuhkan motivasi intrinsik dalam berlatih musik secara mandiri. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan band di gereja dapat menjadi strategi yang efektif dalam membina karakter dan membangkitkan gairah bermusik remaja secara berkelanjutan di lingkungan gereja.

References

Ayuninggati, R. R. T., Sihotang, S. V., Mustopa, M. I., & Wahyuningsih, W. (2023). Penelitian minat ekstrakurikuler mahasiswa dalam bermusik pada pembelajaran jarak jauh di era 4.0. Jurnal MENTARI: Manajemen, Pendidikan dan Teknologi Informasi, 1(2), 175–186.

Csikszentmihalyi, M. (1990). Flow: The psychology of optimal experience. Harper & Row.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.

Dirri, A., & Riani, R. (2013). Metode penelitian. Universitas Terbuka.

Guay, F. (2022). Applying self-determination theory to education: Regulation types, psychological needs, and autonomy-supporting behaviors. Canadian Journal of School Psychology, 37(1), 75–92.

Haryoko, S. (2020). Analisis data penelitian kualitatif: Konsep teknik & prosedur analisis. Badan Penelitian UNM.

Lakoy, Y. M., Hartati, R. A. D. S., & Kaunang, M. S. C. (2023). Fungsi musik dalam peribadatan di GPdI Bethesda Kakas, Sulawesi Utara menurut perspektif pimpinan jemaat. Kompetensi: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni, 3(1), 1924–1937.

Lestari, T., Riza, C. P., Darminah, D., & Sipa, A. (2019). Pengaruh musik terhadap gairah, kenikmatan musik, dan kinerja kognitif pada mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam Prosiding Seminar Hasil Penelitian Eksperimen, Cluster Tema: Emotion, Perception, Attention and Mood (hlm. 45–55).

McPherson, G. E., & Welch, G. F. (Eds.). (2012). The Oxford handbook of music education. Oxford University Press.

North, A. C., & Hargreaves, D. J. (2008). The social and applied psychology of music. Oxford University Press.

Rogers, C. R. (1983). Freedom to learn. Merrill Publishing Company.

Rumengan, P. (2023). Musik liturgi gereja fungsi dan peranan: Tuntunan dalam pengekspresian, penciptaan, penataan, dan penelitian, melalui pendekatan multidisiplin. Pohon Cahaya.

Saat, S., & Mania, S. (2019). Pengantar metodologi penelitian: Panduan bagi peneliti pemula. Pusaka Almaida.

Simanungkalit, L., Sitorus, P. D., Sitorus, S. D., Napitupulu, Y. E. I., & Pasaribu, A. G. (2023). Pentingnya pembinaan gereja bagi remaja. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(2), 45–62.

Sloboda, J. A., & Davidson, J. W. (1996). The young performing musician. Dalam I. Deliège & J. A. Sloboda (Eds.), Musical beginnings: Origins and development of musical competence (hlm. 171–190). Oxford University Press.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kualitatif, kuantitatif dan R&D. Alfabeta.

Swanwick, K. (2016). Music education: Exploring the foundations. Routledge.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Sirait, R. A. (2021). Tujuan dan fungsi musik dalam ibadah gereja. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 4(1), 11-21.

Yohanes, R., Dumais, F., & Kaunang, M. S. C. (2025). Eksplorasi fungsi musik dalam peribadatan serta dampaknya terhadap kehidupan spiritualitas jemaat di GPdI Karmel Tataaran II. Kompetensi: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni, 5(1), 903–911.

Downloads

Published

2026-01-19

How to Cite

STUDI KUALITATIF TENTANG DAMPAK KEGIATAN BAND TERHADAP GAIRAH BERMUSIK REMAJA JEMAAT GPdI BETHESDA. (2026). KOMPETENSI, 5(5). https://doi.org/10.53682/vh4drh74