PENGGUNAAN IRAMA WALTZ DAN CHA CHA DALAM PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER TARI MODERN

SEBUAH STUDI DI SMK KRSITEN 2 TOMOHON

Authors

DOI:

https://doi.org/10.53682/58yrd348

Keywords:

Irama Waltz, Irama Cha Cha, Seni Tari, Tari Modern, Ekstrakurikuler

Abstract

SMK Kristen 2 Tomohon merupakan sekolah pusat keunggulan di Sulawesi Utara. Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan irama waltz dan cha-cha dalam ekstrakurikuler tari modern di SMK Kristen 2 Tomohon serta menganalisis kelebihan dan kelemahannya bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan rekaman, serta didasarkan pada teori pembelajaran yang menekankan peran aktif guru dalam melibatkan siswa secara langsung. Hasil menunjukan bahwa Pengajaran tari modern dilakukan melalui tiga metode utama: ceramah untuk memperkenalkan karakteristik dasar dari setiap irama seperti tempo dan gaya gerakan; demonstrasi, yang memungkinkan siswa mengamati langsung teknik dan pola gerakan; serta latihan berulang (drill) untuk memperkuat penguasaan teknis. Guru membimbing, memotivasi, dan memberikan umpan balik untuk membantu siswa mengoptimalkan kemampuan mereka. Irama waltz yang halus dan mengalir memberikan pengalaman estetika dan emosional yang kuat, sementara irama cha cha yang enerjik dan ritmis meningkatkan semangat serta koordinasi tubuh. Kombinasi kedua irama ini menciptakan pengalaman belajar yang bervariasi dan menyenangkan. Kesimpulannya, penggunaan irama waltz dan cha cha dalam ekstrakurikuler tari tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan pemahaman ritmis siswa, tetapi juga menumbuhkan minat dan bakat mereka dalam bidang tari, serta dapat menjadi referensi untuk pengembangan pendidikan tari di sekolah lainnya.

References

Ahmadi, M. Z., Haris, H., & Akbal, M. (2020). Implementasi program penguatan pendidikan karakter di sekolah. Phinisi Integration Review, 3(2), 305–315.

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi VI). Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.

Damopolii, V. L. F., Tuerah, I. J. C., Tulus, A., & Tuilan, J. (2020). Indexicals used by UNIMA community: Pragmatic study. In International Joint Conference on Science and Technology (Vol. 2, No. 1, pp. 101–108).

Dick, W., & Carey, L. (1990). The systematic design of instruction (4th ed.). HarperCollins.

Fadilla, A. R., & Wulandari, P. A. (2023). Literature review analisis data kualitatif: Tahap pengumpulan data. Mitita Jurnal Penelitian, 1(3), 34–46.

Fathurrohman, P., & Sutikno, M. S. (2007). Strategi belajar mengajar melalui penanaman konsep umum dan konsep Islami. Refika Aditama.

Firdaus, M. K., Fajrie, N., & Purbasari, I. (2023). Pembelajaran berbasis budaya melalui kegiatan ekstrakurikuler. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(1), 402–412.

Keong, K. A. (2015). Adaptasi sistem silabik irama untuk instruksi asas trumpet dalam konteks pembelajaran bersepadu.

Khusairi, A. R. F., Zandra, R. A., & Harini, N. (2019). Keterampilan memainkan recorder melalui model kooperatif tipe jigsaw. PROMUSIKA, 7(1), 1–10.

Latuheru, J. D. (1988). Media pembelajaran dalam proses belajar-mengajar masa kini. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Mandias, G., Rotikan, R., Mende, P. A., & Toar, F. (2017). Sistem pendukung keputusan pemilihan siswa berprestasi SMK Kristen Tomohon menggunakan metode simple additive weighting. E-Proceedings KNS&I STIKOM Bali, 484–489.

Moleong, L. J. (2010). Metode penelitian. Rineka Cipta.

Ngalimun. (2007). Strategi belajar mengajar. Refika Aditama.

Prier, K.-E. (1991). Sejarah musik jilid 1 (Cet. 1). Pusat Musik Liturgi.

Rivaldi, A., Feriawan, F. U., & Nur, M. (2023). Metode pengumpulan data melalui wawancara. https://www.academia.edu/download/116532829/Metode_Pengumpulan_Data_Melalui_wawancara.pdf

Soeharto, M. (1992). Kamus musik. Gramedia Widia Sarana Indonesia.

Sudarwati, T. M., & Grace, E. (2007). Look ahead: An English course for senior high school students year XI. Erlangga.

Sugiyono. (2007). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cetakan ke-3). Alfabeta.

Supatmo, S. (2021). Meneguhkan literasi multikultural melalui pendidikan seni: Perspektif dan urgensi pembelajaran seni budaya abad 21 di sekolah. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (Vol. 4, No. 1, pp. 32–38).

Downloads

Published

2026-02-27

How to Cite

PENGGUNAAN IRAMA WALTZ DAN CHA CHA DALAM PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER TARI MODERN: SEBUAH STUDI DI SMK KRSITEN 2 TOMOHON. (2026). KOMPETENSI, 5(6), 1364-1375. https://doi.org/10.53682/58yrd348