KAJIAN STRUKTUR DAN FUNGSI LAGU O MAWU RUATA
DOI:
https://doi.org/10.53682/yzehqn10Keywords:
Lagu daerah, Lagu O Mawu Ruata, Struktur Musik, Fungsi Musik, Upacara Adat TuludeAbstract
Lagu O Mawu Ruata merupakan salah satu lagu tradisional masyarakat Sangihe yang memiliki peran penting dalam kehidupan religius yaitu digunakan dalam konteks ibadah pada bagian pengakuan dosa dan budaya lokal yaitu digunakan dalam upacara adat Tulude yang sarat akan makna spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur musikal dan fungsi lagu O Mawu Ruata sebagai bagian dari praktik budaya dan spiritual masyarakat Sangihe. Penelitian ini menggunakan pendekatan musikologi–etnomusikologi dan psikologi musik dengan metode kualitatif deskriptif berdesain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan narasumber lokal yang terlibat langsung dalam praktik lagu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu O Mawu Ruata memiliki struktur musikal yang sederhana namun sarat makna, ditandai oleh tempo lambat, ritme teratur, interval sempit, tekstur homofonik, serta gaya vokal khas Sangihe seperti hentage. Unsur-unsur musikal tersebut berkontribusi dalam membangun suasana reflektif, pengakuan dosa, dan kedalaman spiritual jemaat. Dari segi fungsi, lagu ini berperan sebagai media ekspresi religius, sarana penguatan identitas budaya, pemersatu komunitas, serta wahana pedagogis yang menanamkan nilai kerendahan hati dan ketaatan. Lagu O Mawu Ruata tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi keagamaan, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya dan warisan musikal masyarakat Sangihe yang terus hidup dalam praktik sosial dan religius. Penelitian ini akan berkonstrubusi terhadap kajian muskologi-etnomusikologi khususnya dalam menganalisis struktur dan fungsi musikal lagu-lagu tradisional yang ada dalam komunitas lokal, juga diharapkan dapat membantu masyarakat Sangihe dalam upaya pelestarian lagu O Mawu Ruata sebagai bagian dari pelestarian budaya masyarakat setempat.
References
Aifa, H. N., & Asrianti, A. (2025). Analisis Deiksis dalam Lagu-Lagu Daerah Bahasa Bugis. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(2), 2596-2608.
Alimin, A. A. (2014). Analisis wacana lirik lagu bujang nadi, lagu Daerah Melayu Sambas, Kalimantan Barat. Jurnal Pendidikan Bahasa, 3(1), 31-42.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (Edisi keempat). Pustaka Pelajar.
Davies, S. (1994). Musical Meaning and Expression, Ithaca: Cornell University Press.
Matteuw, D. A. (2023). Upacara Adat Tulude Pada Masyarakat Tahuna Kepulauan Sangihe. Holistik, Journal of Social and Culture.
Hafif, M. (2025). Representasi Budaya Bengkulu dalam Musik Tradisional: Analisis Lirik Lagu Tanah Bengkulu. Siwah: Multidisciplinary Scientific Journal.
Hartati, D. S (2012). “Penerapan Dinamika Alamiah Pada Lagu-Lagu Yang Tidak Bertanda Dinamika”. Jurnal Selonding, Vol. 1. No. 1.
Koentjaraningrat. (2004). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
Linton, R. (1936). The Study of Man. New York: Appleton-Century
Matantu, F. G. E., Tumengkol, S., & Lesawengen, L. (2023). Makna Kue Tamo Dalam Upacara Tulude Bagi Masyarakat Sangihe Di Desa Tariang Lama Kecamatan Kendahe. Jurnal Ilmiah Society, 3(3).
Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nett, B. (2005). The Study of Ethnomusicology: Thrirty One Issues and Concepts, Urbana:
University of Illinois Press.
Nicodemus, J. C. (2023). Tradisi Ritual Adat Tulude di Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir Kota Bitung. HOLISTIK, Journal of Social and Culture.
Soedarsono, R. M. (1999). Seni pertunjukan di era globalisasi. Gadjah Mada University Press.
Poerwadarminta W.J.S. (1976). Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: PN Balai Pustaka
Rahardjo, M. (2017). Studi kasus dalam penelitian kualitatif: konsep dan prosedurnya.
Rumengan, P. (2023). Musik Liturgi Gereja Fungsi dan Peranan: Tuntunan dalam Pengekspresian, Penciptaan, Penataan, dan Penelitian, melalui Pendekatan Multidisiplin.Yogyakarta: Pohon Cahaya.
Rumengan, P. (2024). Musik Liturgi Gereja Metode pengkajian dan Teknik Penerapan Fungsi bagi Pengembangan Fisik-Psikis dan Spiritual. Yogyakarta: Pohon Cahaya.
Salindeho, W dan Sombowadile, P. (2008). Kawasan Sangihe-Talaud-Sitaro Daerah Perbatasan Keterbatasan Pembatasan, Yogyakarta: Fuspad.
Stake, Robert E. (1994). “Case Studies” in Norman K. Denzin and Yvonna S. Lincoln (eds.). “Handbook of Qualitative Research”, Thousand Oaks, California: SAGE Publications, Inc.
Sudjarwo. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Mandar Maju.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 KOMPETENSI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.