PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA AKHIR YANG HAMIL DI LUAR NIKAH DI KOTA MANADO
DOI:
https://doi.org/10.53682/xevvmd92Keywords:
Psychological well-being, Remaja Akhir, Kehamilan di Luar NikahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis psychological well-being pada remaja akhir yang hamil di luar nikah di Kota Manado. Kehamilan yang tidak direncanakan pada remaja menyebabkan munculnya tekanan psikologis, kecemasan, stres, konflik identitas, dan tuntutan terhadap peran sebagai ibu yang datang terlalu dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan satu orang subjek remaja akhir (17-20 tahun) yang mengalami kehamilan di luar nikah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta divalidasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological well-being subjek dipengaruhi oleh kemampuan menerima diri, hubungan sosial, kemandirian, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Subjek menunjukkan penerimaan diri yang bertahap, hubungan positif dengan keluarga yang meningkat, dan kemampuan mengelola lingkungan sosial meskipun menghadapi stigma sosial yang ada. Dukungan keluarga menjadi faktor utama dalam mempertahankan kesejahteraan psikologis subjek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pentingnya intervensi berbasis dukungan sosial dan pendampingan psikologis bagi remaja hamil di luar nikah untuk membangun kesejahteraan diri yang optimal.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kezia Palawa, Tellma M. Tiwa, Melkian Naharia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.