Peran kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anti Kekerasan BEM KM Universitas Negeri Semarang

Authors

  • Devia Fitri Alfiana Universitas Negeri Semarang
  • Antari Ayuning Arsi Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.53682/8t61mz58

Keywords:

KP2AKS, Sexual Violence, women's empowerment

Abstract

Kekerasan seksual atau sexual harassment yang terus terjadi di lingkungan universitas memerlukan perhatian serta penanganan dari berbagai pihak. Penelitian ini ingin melihat bagaimana BEM KM Universitas Negeri Semarang berperan dalam menciptakan ruang aman bagi perempuan dan korban kekerasan seksual. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, peneliti mengumpulkan data observasi kegiatan dan program KP2AKS serta wawancara secara mendalam kepada beberapa narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KP2AKS memiliki dua peran utama, yaitu: (1) pemberdayaan melalui kampanye dan edukasi terhadap kesadaran isu gender yang diwujudkan dalam forum perempuan, seminar nasional, dan pelatihan pendampingan kekerasan seksual; (2) pendampingan dan advokasi terhadap korban kekerasan seksual di lingkungan Universitas Negeri Semarang yang kemudian diteruskan ke Satgas, rektor atau pihak berwajib. Berdasarkan teori Struktural Fungsional Talcott Parson, KP2AKS berhasil menjalankan fungsi adaptation dan goal attainment, namun masih belum maksimal dalam menjalankan fungsi integration karena tidak meratanya komunikasi dan kerjasama yang dijalankan oleh KP2AKS. Fungsi latency juga belum tercapai dengan baik, hal ini dapat dilihat dari rendahnya partisipasi mahasiswa dalam setiap program KP2AKS, tidak adanya evaluasi dan feedback kegiatan serta relasi jangka panjang dengan para peserta. Penelitian ini menekankan mengenai pentingnya peningkatan kapasitas KP2AKS dan dukungan kebijakan untuk menguatkan fungsi KP2AKS dalam menciptakan ruang di Universitas Negeri Semarang yang aman dan setara.

References

Akbari, M. S., Mustanir, A., & Jabbar, A. (2023). Strategi Pemerintah Desa Berbasis Pemberdayaan Perempuan Dalam Peningkatan Pendapatan Masyarakat Di Umkm. JDP (Jurnal Dinamika Pemerintahan), 6(2), 180–196.

Anggraeni, E. J. (2023). Analisis Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 Terhadap Febomena Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Jurnal Hukum Dan HAM Wicarana, 2(30), 118–126.

Arianti, E. F. (2024). Kesadaran Kesetaraan Gender di Lingkungan Perguruan Tinggi. Jurnal Asosiatif, 3, 62–71.

Bondestam, F., & Lundqvist, M. (2020). Sexual harassment in higher education–a systematic review. European Journal of Higher Education, 10(4), 397–419. https://doi.org/10.1080/21568235.2020.1729833

Creswell, J. W. (2009). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches -Third Edition (V. Knight, S. Connelly, L. Habib, S. K. Quesenberry, & M. P. Scott (eds.); 3rd ed.). California. SAGE Publications.

Faturani, R. (2022). Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(15), 480–486.https://doi.org/10.5281/zenodo.7052155.

Febriyanti, E. (2022). Analisis Kebijakan Permendikbudristek No.30 Tahun 2021 Dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), 7(1).

Fitriyanti, E., & Suharyati, H. (2023). Pelecehan Seksual Fisik Di Perguruan Tinggi: Tinjauan Terhadap Faktor Penyebab, Dampak, dan Strategi Kebijakan sebagai Upaya Pencegahan. Sosio E-Kons, 15(2), 178–195. https://doi.org/10.30998/sosioekons.v15i2.17531

Galistya, T. M. (2020). Kekerasan terhadap Perempuan dan Perceraian dalam Perspektif Pemberdayaan Perempuan. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 21(1), 19–27.

Gunawan, I., & Bahari, Y. (2024). Penyebab Tingginya Kasus Korupsi Dana Desa Dalam Sudut Pandang Teori Struktural Fungsional Talcot Parson (Study Literatur). Journal Of Human And Education (JAHE), 4(4), 609–618.

Irfawandi, I., Hirwan, I., Aziz, Z. M., Syukur, M., & Arifin, I. (2023). Analisis Jenis Jenis Dan Penyebab Kekerasan Seksual Di Lingkungan Kampus. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(04), 383–392. https://doi.org/10.59141/japendi.v4i04.1747

Iriawan, H., Krismiyati Krismiyati, Sri, H., & Edyanto, E. (2024). Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus. Jurnal Nusantara Berbakti, 2(3), 117–122. https://doi.org/10.59024/jnb.v2i3.400

Kartikasari, D. W., Apriono, D., Syahrial, M. F., & Zaki, A. (2024). Upaya Peningkatan Pemahaman tentang Pencegahan dan Penanganan dari Kekerasan Seksual di Lingkungan Universitas. Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 4(3), 78–87.

Kumparan, K. (2024). Komnas Perempuan: Ada 1.133 Kasus Kekerasan Seksual di Kampus. https://kumparan.com/kumparannews/komnas-perempuan-ada-1-133-kasus-kekerasan-seksual-di-kampus-23BeXo51CSp/2

Kusmanto, H. (2014). Public Participation in Political Democracy. Journal of Government and Social Political Science, 2(1), 78–90. http://ojs.uma.ac.id/index.php/jppuma

Masruchiyah, N., & Laratmase, A. J. (2023). Pemberdayaan Perempuan dalam Pembangunan Berkelanjutan di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Green Growth Dan Manajemen Lingkungan, 12(2), 125–138. https://doi.org/10.21009/10.21009.122.3

Meilantika, A. D., Rizky, A., & Masdah, S. (2024). Edukasi dan Pendampingan Permasalahan Kekerasan Seksual pada Siswa di Lingkungan Sekolah Menengah Atas. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 38–43.

Mulyani, T., Handriyotopo, H., & Rustim, R. (2023). Analisis Wacana Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dalam Film Demi Nama Baik Kampus dan Film Please Be Queit. Rekam, 19(2), 173–182. https://doi.org/10.24821/rekam.v19i2.8536

Ningsih, N. A., Latu, S., & Marwan, U. K. (2025). Membangun kesadaran kolektif : " penyuluhan anti kekerasan seksual dan anti perundungan di SMA Negeri 13 Maros ”. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 9, 318–326.

Nurlatifah, D. A., Sumpena, D., & Hilman, F. A. (2020). Proses Pemberdayaan Perempuan pada Program Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta). Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies, 1(1), 35–45. https://doi.org/10.15575/azzahra.v1i1.9463

Putratama, N. L., Handayani, N., & Izzatusholekha, I. (2022). Permendikbud No. 30 Tahun 2021 Tentang Kekerasan Seksual Di Lingkungan Perguruan Tinggi. KAIS Kajian Ilmu Sosial, 3(2), 58–64. https://jurnal.umj.ac.id/Index.Php/Kais/

Rahmawati, G., Ingriani, D., Duri, R. R., Nurhasni, N., Ariani, T. T., Gowasa, W. M., Faradisi, Z. M., Aulia, A., Akbar, Z. M., & Taslim, F. (2025). VIRAL ( VIdeo , ceRAmah , roLeplay ): Membangun Perisai Asertif dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Remaja VIRAL ( VIdeo , LectuRe , RoLeplay ): Building an Assertive Shield to Prevent Sexual Violence Among Adolescents. Wacana, 17(1), 29–39.

Rofifah, S. P., Purwanti, A., & Indreswari, T. L. (2024). Efektifitas Satuan Tugas Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual Universitas Diponegoro Dalam Perspektif Teori Sistem Hukum Lawrence M. Friedman. DIPONEGORO LAW JOURNAL, 13(4).

Rusyidi, B., Bintari, A., & Wibowo, H. (2019). Pengalaman Dan Pengetahuan Tentang Pelecehan Seksual: Studi Awal Di Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi (Experience and Knowledge on Sexual Harassment: a Preliminary Study Among Indonesian University Students). Share : Social Work Journal, 9(1), 75. https://doi.org/10.24198/share.v9i1.21685

Sari, D., Rahmaniah, S. E., Yuliono, A., Alamri, A. R., Utami, S., Andraeni, V., & Wati, R. (2023). Edukasi dan upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 4(1), 48–59. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i1.19818

Suryaningsih, A., & Sanjaya, A. H. (2024). Pemberdayaan perempuan dalam mewujudkan kesetaraan gender: Strategi dan tantangan di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 4(2), 11–16.

Syarifuddin, D. (2024). Paradigma sosiologis: Pemberdayaan Perempuan Dalam Kuliner Tradisional Sunda di Desa Girimekar. Jurnal Paradigma: Journal of Sociology Research and Education, 5(2), 462–478.

Widiyanti, R., Wuryaningsih, T., & Lestari, S. (2023). Kampanye Media Berperspektif Gender dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Instagram Satgas PPKS. Jurnal Sosiologi Andalas, 9(2), 193–210.

Zhafarina, A. N., Puspitaningrum, S. D., Langga, F. H. A., & Kartika, R. (2023). Pemahaman Kesetaraan Gender Dalam Keluarga Untuk Mewujudkan Perempuan Berdaya. Journal of Innovation in Community Empowerment, 5(1), 13–21. https://doi.org/10.30989/jice.v5i1.884

Published

2025-12-22

How to Cite

Peran kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anti Kekerasan BEM KM Universitas Negeri Semarang. (2025). JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education, 6(2), 1346-1364. https://doi.org/10.53682/8t61mz58