Konstruksi Sosial Pendidikan Karakter pada Masyarakat Jawa ( Studi Kasus pada Mahasiswa PIPS angkatan 2024)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.53682/z8m2kf94

Keywords:

Konstruksi Sosial, Karakter, Budaya Jawa, Mahasiswa, IPS

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Konstruksi sosial Pendidikan karakter pada mahasiswa program studi pendidikan Ilmu Pengetahun Sosial (PIPS) angkatan 2024 yang berlatar belakang budaya Jawa. Di era yang modern dan globalisasi ini, nilai karakter luhur seperti tepo seliro,ungguh-ungguh dan gotong royong mengalami pergeseran makna bagi para generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi  terhadpa mahasiswa dan dosen yang terlibat dalam kegiatan akademik maupun kegiatan sosial kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontruksi sosial yang berlangsung di lingkungan keluarga, kampus, dan masyarakat. Proses kontruksi sosial tersebut berlangsung melalui tiga tahapan sebagaimana dijelaskan oleh berger dan Luckmann, yaitu eksternalisasi,objektivasi, dan internalisasi. Nilai-nilai dalam budaya jawa masih relevan dalam membentuk sikap sopan santun, rasa hormat, tanggung jawab, dan solidaritas sosial pada mahasiswa. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu nilai-nilai budaya lokal masih dan sangat kuat dampaknya dalam memperkuat identitas sosial mahasiswa dan menjadi dasar pembentukan karakter yang dimana mahasiswa memiliki keprinadian yang beretika di zaman yang modern ini.

References

Adiraharja, M. I., Suhartini, S., & Jamaludin, W. A. (2024). Konstruksi sosial perilaku ekologis pelajar melalui pendidikan karakter “Tatanen di Bale Atikan” dalam sikap kewirausahaan. Oikos: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi, 9(1), Artikel Desember 2024. ISSN 2549-2284.

Amanda, T. and Ihsan, I. (2022) ‘Eksistensi Nilai Sosial Budaya Dalam Menumbuhkan Karakter Masyarakat Kampung Tanah Tinggi’, Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 5(2), pp. 50–55.

Berger &Luckmann1991,Tafsir Sosial atas Kenyataan,Jakarta LP3ES

Camelia, E. (2021). Pendidikan karakter pada keluarga Jawa. Nusantara: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(3), 300–314. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/nusantara

Handoyo, dkk.2007.Studi Masyarakat Indonesia. Semarang: UNNES Press.

Margareth Poloma, 2013, Sosiologi Kontemporer,Jakarta, Rajawali pers

Maesiyah, M. (2025). Dinamika pergeseran bahasa dalam masyarakat: Pengaruh media sosial terhadap kesantunan berbahasa Jawa Krama di Desa Sumbarang Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal. Discourse: Journal of Social Studies and Education, 2(2), 133–142. https://doi.org/10.69875/djosse.v2i2.187

Nur Baiti, H. U., & Nuryani, N. (2022). Pemertahanan Bahasa Jawa Krama di Desa Jagir Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 11(1), 25. https://doi.org/10.35194/alinea.v11i1.1631

Pala, A. (2011) ‘The need for character education’, International journal of social sciences and humanity studies, 3(2), pp. 23–32.

Kuswantara, H. (2023). Pendidikan karakter dan kaitannya dengan budaya: Studi tentang pengaruh budaya dalam membentuk karakter peserta didik. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 6(3), 183–191.

Lickona, T. (2006). Eleven Principles of Effective Character Education Eleven Principles of Effective Character Education. https://doi.org/10.1080/0305724960250110

Sugiyono. 2008. Metode penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukarno, B., & Larsono, J. (2021). Peran karakteristik budaya dalam kehidupan bermasyarakat. Jurnal Intelektiva, 2(12), https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/download/518/378/

Published

2025-12-31

How to Cite

Konstruksi Sosial Pendidikan Karakter pada Masyarakat Jawa ( Studi Kasus pada Mahasiswa PIPS angkatan 2024). (2025). JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education, 6(2), 1662-1671. https://doi.org/10.53682/z8m2kf94