Analisis Adaptasi Penerimaan Teknologi Aplikasi Gojek Pada Driver Menggunakan Metode TRAM (Technology Readiness Acceptance Model) di Kota Garut
DOI:
https://doi.org/10.53682/q26f1t54Keywords:
Adaptasi Teknologi, Driver, Gojek, PLS-SEM, TRAMAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam industri transportasi, termasuk adopsi aplikasi layanan seperti Gojek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi teknologi aplikasi Gojek pada driver di Kota Garut dengan menggunakan pendekatan Technology Readiness and Acceptance Model (TRAM). Model ini menggabungkan dimensi kesiapan psikologis pengguna (optimism, innovativeness, discomfort, insecurity) dengan faktor penerimaan teknologi (perceived usefulness, perceived ease of use, intention to use). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 100 driver aktif Gojek, yang dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimisme dan innovativeness berpengaruh signifikan terhadap perceived ease of use dan perceived usefulness, serta berdampak tidak langsung terhadap intention to use melalui persepsi kemudahan. Sebaliknya, discomfort dan insecurity tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi maupun niat penggunaan. Temuan ini menegaskan bahwa kemudahan penggunaan menjadi faktor utama dalam adaptasi teknologi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya desain antarmuka yang ramah pengguna dan pelatihan berbasis teknologi untuk meningkatkan kesiapan adaptasi teknologi aplikasi oleh driver.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





