Pengembangan Kewirausahaan Lokal terhadap Hasil Tangkapan Nelayan di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai
DOI:
https://doi.org/10.53682/y996ee87Keywords:
Perikanan, Ikan Tidak Laku, Pengelolaan MasyarakatAbstract
Sektor perikanan memegang peranan vital dalam perekonomian dan penyediaan pangan global, terutama bagi masyarakat pesisir seperti di Kelurahan Lappa, Sinjai Utara, Sulawesi Selatan, yang secara tradisional bergantung pada hasil tangkapan laut. Fluktuasi pasar seringkali menyebabkan sebagian hasil tangkapan tidak laku terjual, mengancam kesejahteraan nelayan dan ekonomi lokal. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peranan masyarakat Lappa dalam mengelola ikan yang tidak laku terjual. Melalui observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur, terungkap beragam praktik pengelolaan inovatif seperti pengolahan ikan menjadi produk kering, kerupuk, bakso, dan pakan ternak. Analisis dengan perspektif fungsionalisme struktural menunjukkan bahwa praktik-praktik ini merupakan mekanisme adaptasi masyarakat untuk mengatasi disfungsi pasar, di mana berbagai aktor memainkan peran fungsional dalam menjaga keseimbangan ekonomi lokal dan mengurangi limbah. Penelitian ini menyoroti inisiatif masyarakat dan potensi pengembangan intervensi untuk mendukung keberlanjutan sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





