Peran Guru IPS dalam Menanamkan Nilai-Nilai Antikorupsi pada Siswa di SMP Kristen Leilem
DOI:
https://doi.org/10.53682/ce5mz665Keywords:
Pendidikan Antikorupsi, Pembelajaran IPS, Karakter Siswa, Guru IPSAbstract
Maraknya kasus korupsi menuntut penguatan karakter integritas sejak dini melalui institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai antikorupsi dalam pembelajaran IPS, peran guru, respon siswa, serta kendala yang dihadapi di SMP Kabupaten Minahasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Temuan menunjukkan guru telah mengintegrasikan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab melalui metode teladan dan diskusi. Siswa merespons positif dengan perubahan perilaku nyata, meskipun efektivitasnya masih terhambat oleh faktor lingkungan teman sebaya, kurangnya dukungan orang tua, dan keterbatasan media pembelajaran. Penanaman nilai antikorupsi sudah berjalan cukup baik namun belum optimal. Disarankan adanya kolaborasi lebih erat antara sekolah dan orang tua serta inovasi media pembelajaran yang lebih kreatif untuk memperkuat budaya integritas siswa.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





