Artificial Intelligence Dalam Pembelajaran Sejarah: Ancaman Terhadap Berpikir Historis Atau Peluang Inovasi Pembelajaran

Authors

  • Wenti Susanti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Manna Wassalwa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • An Nisa Ayu Jayati Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.53682/zf3wrf81

Keywords:

Artificial Intelligence, Pembelajaran Sejarah, Berpikir Historis, Generative AI

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) khususnya dalam pembelajaran sejarah telah menawarkan berbagai peluang dan inovasi berupa personalisasi pembelajaran, akses informasi yang lebih cepat, simulasi historis, dan pengembangan media pembelajaran dan penyajian materi yang lebih interaktif. Namun disisi lain penggunaan AI juga memunculkan kekhawatiran mengenai potensi menurunnya kemampuan berpikir historis peserta didik akibat ketergantungan terhadap jawaban instan yang dihasilkan sistem AI. Artikel ini bertujuan mengkaji secara kritis posisi AI dalam pembelajaran sejarah serta implikasinya terhadap pengembangan kemampuan berpikir historis. Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah, laporan organisasi internasional, dan publikasi pendidikan sejarah yang terbit pada periode 2021–2026.Hasil kajian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah apabila digunakan sebagai alat bantu kognitif. Sebaliknya penggunaan AI yang tidak disertai verifikasi dan refleksi kritis berpotensi melemahkan kemampuan analisis sumber dan argumentasi historis peserta didik. Oleh karena itu artikel ini menawarkan model konseptual AI-Assisted Historical Thinking Framework sebagai alternatif integrasi AI yang berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir historis dalam pembelajaran sejarah.

References

Published

2026-06-30

How to Cite

Artificial Intelligence Dalam Pembelajaran Sejarah: Ancaman Terhadap Berpikir Historis Atau Peluang Inovasi Pembelajaran. (2026). JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education, 6(2), 138-151. https://doi.org/10.53682/zf3wrf81