Dinamika Implementasi Paradigma Bimbingan dan Konseling Komprehensif di Tengah Krisis Rasio: Sebuah Studi Kasus Mendalam Dan Analisis Kesenjangan Struktural Di SMA Negeri 7 Manado
DOI:
https://doi.org/10.53682/m8csav93Keywords:
Bimbingan dan Konseling Komprehensif, Rasio Konselor-Siswa, Job Demands-Resources Model, Burnout, Manajemen Pendidikan, SMA Negeri 7 ManadoAbstract
Implementasi layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di Indonesia saat ini menghadapi dikotomi signifikan antara imperatif regulasi dan realitas empiris di lapangan. Studi ini menyajikan analisis komprehensif mengenai diskrepansi implementasi layanan BK pada satuan pendidikan menengah melalui studi kasus di SMA Negeri 7 Manado. Urgensi penelitian didasarkan pada pergeseran paradigma dari pendekatan tradisional (Pola 17+) menuju BK Komprehensif berorientasi perkembangan, sesuai amanat Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis dokumen mendalam, studi ini mengidentifikasi fenomena 'paradoks linearitas', di mana kualifikasi akademik linier (S-1 BK) tidak menjamin terwujudnya layanan profesional akibat hambatan struktural yang substansial. Temuan empiris menunjukkan rasio konselor-siswa mencapai 1:375, jauh melampaui standar nasional 1:150, yang memicu mekanisme survival institusional berupa dominasi layanan responsif-kuratif dan marginalisasi layanan preventif. Ditinjau melalui teori Job Demands-Resources (JD-R) dan Emotional Labor, inkonsistensi ini diinterpretasikan bukan sebagai defisiensi kompetensi, melainkan respons adaptif terhadap beban kerja yang berlebihan. Studi ini merekomendasikan restrukturisasi manajerial, formalisasi mekanisme alih tangan kasus, dan revitalisasi dukungan sistem sebagai prasyarat fundamental dalam mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





