Antara Otonomi Individu dan Tekanan Sosial-Ekonomi: Penerapan Asas Kebebasan Berkontrak pada Perjanjian Utang Piutang Masyarakat Pedesaan

Authors

  • Delma Marlina Pasla Universitas Negeri manado

DOI:

https://doi.org/10.53682/nmds6b78

Keywords:

Kebebasan Berkontrak, Penyalahgunaan Keadaan, Utang Piutang Pedesaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asas kebebasan berkontrak pada perjanjian utang piutang masyarakat pedesaan serta menganalisis ketegangan antara otonomi individu dan tekanan sosial-ekonomi yang memengaruhi keabsahan kesepakatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif melalui studi literatur, dengan menelusuri peraturan perundang-undangan, buku, dan jurnal ilmiah terkait kebebasan berkontrak, penyalahgunaan keadaan, dan praktik utang piutang masyarakat kecil, yang kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perjanjian utang piutang pedesaan secara formal mencerminkan kebebasan berkontrak, kebebasan tersebut sering kali bersifat semu akibat ketimpangan posisi tawar yang dipengaruhi tekanan ekonomi. Doktrin itikad baik dan penyalahgunaan keadaan tersedia sebagai instrumen perlindungan hukum, namun penerapannya di lapangan masih terbatas sehingga diperlukan penguatan literasi hukum dan kerangka regulasi yang lebih kontekstual bagi masyarakat pedesaan.

References

Published

2024-06-01

How to Cite

Antara Otonomi Individu dan Tekanan Sosial-Ekonomi: Penerapan Asas Kebebasan Berkontrak pada Perjanjian Utang Piutang Masyarakat Pedesaan. (2024). JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education, 5(1), 489-495. https://doi.org/10.53682/nmds6b78