Efektivitas Sanksi Pidana dalam Menanggulangi Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Pemerintahan Daerah
DOI:
https://doi.org/10.53682/wvkw9935Keywords:
Sanksi Pidana, Tindak Pidana Korupsi, Pemerintahan DaerahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sanksi pidana dalam menanggulangi tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan daerah serta mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhi tingkat efektivitasnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif melalui studi kepustakaan, dengan menganalisis bahan hukum primer berupa peraturan perundang undangan, bahan hukum sekunder berupa jurnal ilmiah dan hasil penelitian terdahulu, serta data dari lembaga terkait seperti Komisi Pemberantasan Korupsi dan Indonesia Corruption Watch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sanksi pidana terhadap pelaku korupsi di pemerintahan daerah belum sepenuhnya efektif, ditandai dengan meningkatnya jumlah kasus korupsi kepala daerah dan aparat pemerintahan daerah. Rendahnya efektivitas dipengaruhi oleh intervensi politik dalam pengelolaan anggaran, lemahnya kapasitas pengawasan kelembagaan, minimnya transparansi, dan rendahnya perlindungan bagi pelapor. Optimalisasi penanggulangan korupsi memerlukan sinergi antara sanksi pidana, sanksi administratif, dan penguatan sistem pencegahan yang terintegrasi di lingkungan pemerintahan daerah.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





