PERANCANGAN TAMAN BUDAYA ADAT TABI DI KOTA JAYAPURA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.53682/g1rpkh10

Keywords:

Taman, Budaya, Adat Tabi, Jayapura, Regionalisme

Abstract

Papua sangat dikenal dengan kekayaan dan keberagaman adat dan budayanya Dari 7 wilayah adat Kota Jayapura termasuk dalam salah satu kota di wilayah adat Tabi yang mana pemerintah dan masyarakat sering membuat kegiatan kesenian dan kebudayaan Banyak kegiatan maupun festival festival seni dan budaya diselenggarakan setiap tahunnya Bahkan terdapat festival yang sudah menjadi acara tetap setiap tahunnya Banyak sanggar sanggar seni mengisi acara tersebut dengan tarian tarian tradisional maupun modern juga pameran pameran kesenian tradisional yang diperlihatkan pada beberapa festival membuktikan masyarakat di Kota Jayapura masih menjaga dan melestarikan tradisi dan budaya mereka Kota Jayapura sendiri sebelumnya memiliki taman budaya namun penataan yang kurang baik dan kurang menarik membuat taman budaya ini sudah jarang dikunjungi oleh masyarakat maupun wisatawan Bahkan sudah tidak difungsikan sebagaimana mestinya juga sudah tidak terawat dan tidak terjaga dengan baik Sehingga diperlukan wadah untuk kembali memperkenalkan melestarikan dan mengembangkan kesenian dan budaya Papua khususnya Adat Tabi melalui pameran pelatihan konvensi pagelaran dan kegiatan seni massal lainnya Perancangan Taman Budaya Adat Tabi di Kota Jayapura menggunakan pendekatan Arsitektur Regionalisme sebagai identitas daerah di masa sekarang menjadi solusi dalam perancangan ini Arsitektur Regionalisme sebagai identitas daerah dapat merespon perencanaan dan perancangan ini untuk memperkenalkan ciri khas daerah Adat Tabi khusunya di Kota Jayapura.

References

[1] Calvin Louis Erari. Pesan Wabup Jayapura Terkait Festival Budaya Nusantara 2022, Giri: Jadi Ajang Promosi Wisata Papua . Tribun Papua.

[2] JPatading. Dituntut Ganti Rugi Lahan, Taman Budaya Waena Tertutup untuk Segala Aktivitas. Fokus Papua.

[3] Santoso A, Herawati RT, Novitawaty M. Tinjauan Pusat Kebudayaan dan Pendekatan Arsitektur Regionalisme Bagi Pertimbangan Perencanaan. Jurnal KaLIBRASI: Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. 2022;5(1):62-80.

[4] Senasaputro BB. KAJIAN ARSITEKTUR REGIONALISME; SEBAGAI WA-CANA MENUJU ARSITEKTUR TANGGAP LINGKUN-GAN BERKELANJUTAN. Vol X.; 2017. https://en.wiki-

[5] Deda AJ, Suriel D, Mofu S. MASYARAKAT HUKUM ADAT DAN HAK ULAYAT DI PROVINSI PAPUA BARAT SEBAGAI ORANG ASLI PAPUA DI TINJAU DARI SISI ADAT DAN BUDAYA; SEBUAH KAJIAN ETNOGRAFI KEKINIAN 1. 11. www.unipa.ac.id

[6] BUKU PENCIPTAAN SENI LENGKAP_compressed (1).

[7] Penulis. WILAYAH ADAT DEMUTRU di KABUPATEN JAYAPURA PROVINSI PAPUA. Indonesiana Platform Kebudayaan.

[8] Senasaputro BB. KAJIAN ARSITEKTUR REGIONALISME; SEBAGAI WA-CANA MENUJU ARSITEKTUR TANGGAP LINGKUN-GAN BERKELANJUTAN. Vol X.; 2017. https://en.wiki-

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

PERANCANGAN TAMAN BUDAYA ADAT TABI DI KOTA JAYAPURA. (2025). Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs), 5(1), 65-84. https://doi.org/10.53682/g1rpkh10