PERANCANGAN KAWASAN WISATA PANTAI MAHEMBANG DI KECAMATAN KAKAS
DOI:
https://doi.org/10.53682/7qejhe63Keywords:
Pariwisata Pesisir, Arsitektur Neo Vernakular, Pantai Mahembang, Perancangan Kawasan, KeberlanjutanAbstract
Pariwisata telah menjadi sektor strategis dalam pembangunan nasional yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pelestarian budaya dan pemerataan kesejahteraan Sulawesi Utara dengan kekayaan lanskap pesisirnya memiliki potensi besar dalam pengembangan destinasi wisata salah satunya Pantai Mahembang di Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa Namun kawasan ini menghadapi berbagai permasalahan seperti minimnya sarana dan prasarana penunjang belum terpenuhinya komponen utama destinasi wisata kurangnya pengelolaan ruang berbasis potensi lokal serta keterbatasan rancangan kawasan terpadu Penelitian ini bertujuan merancang kawasan wisata pantai yang fungsional estetis dan berkelanjutan dengan pendekatan perancangan arsitektur kontekstual yang selaras dengan lingkungan serta budaya lokal Metode yang digunakan meliputi studi literatur observasi tapak analisis SWOT serta pendekatan perancangan kawasan berbasis prinsip prinsip ekowisata Dalam rancangan ini diterapkan konsep arsitektur neo vernakular yang mengedepankan adaptasi elemen lokal baik bentuk material maupun pola ruang ke dalam wujud arsitektur modern yang ramah lingkungan dan kontekstual Hasil perancangan diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik kawasan sebagai destinasi wisata unggulan tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat melalui keterlibatan aktif dalam pengelolaan dan pemanfaatan ruang Dengan demikian perancangan kawasan wisata Pantai Mahembang menjadi model pengembangan destinasi wisata pesisir berbasis budaya dan keberlanjutan.
References
[1] S. Pajriah, “Peran sumber daya manusia dalam pengembangan pariwisata budaya di Kabupaten Ciamis,” Jurnal Artefak, vol. 5, no. 1, pp. 25–34, 2018.
[2] A. Sutono and M. M. Par, PARIWISATA DAN KETAHANAN NASIONAL: Percepatan Pembangunan Pendidikan Vokasi Bidang Pariwisata Berbasis Penta Helix Guna Peningkatan Daya Saing Bangsa dalam Rangka Ketahanan Nasional. UPT Penerbitan dan Percetakan-Universitas Pendidikan Indonesia, 2020.
[3] A. Husin, D. S. Andriani, and A. Saputra, Pengembangan Wisata. Bening Media Publishing, 2022.
[4] “PERANCANGAN GEDUNG PERPUSTAKAAN UMUM.”
[5] N. L. Kardini and N. W. A. Sudiartini, “Faktor Yang Mempengaruhi Daya Tarik Wisatawan Dalam Pengembangan Pariwisata Bahari Di Pantai Tanjung Benoa,” Jurnal Ilmiah Satyagraha, vol. 3, no. 1, pp. 106–125, 2020.
[6] H. Winarno, “Desain rumah tinggal dengan visi rasional dalam menanggapi realitas budaya”.
[7] “Dunggio, T. P. (2022). Pusat Kesenian Di Makassar Dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular= Art Center In Makassar With Neo Vernacular Architectural Approach (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).”.
[8] H. A. Amrullah and M. Kholid, “Analisis Kelayakan Ub Forest Sebagai Destinasi wisata Berbasis Eo Tourism,” Jurnal Adiministrasi Bisnis, vol. 6, no. 1, pp. 80–89, 2018.
[9] D. P. H. Puspawati and R. Ristanto, “Strategi promosi digital untuk pengembangan pariwisata Kota Magelang,” Jurnal Jendela Inovasi Daerah, vol. 1, no. 2, pp. 1–20, 2018.
[10] “Peraturan Daerah Kabupaten Minahasa Nomor 1 Tahun 2014 tentang RTRW Kabupaten Minahasa Tahun 2014–2034”.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.